Drama Piala FA: Macclesfield Libas Crystal Palace, Wayne Rooney Terharu

Drama Piala FA Macclesfield Libas Crystal Palace Wayne Rooney Terharu

Strategibola.com – Kompetisi Piala FA kembali menghadirkan drama yang sulit dipercaya. Turnamen tertua di dunia sepak bola Inggris tersebut dikenal penuh kejutan, tetapi apa yang terjadi pada akhir pekan kali ini melampaui banyak kejadian luar biasa sebelumnya. Macclesfield FC, tim non-liga dari National League North atau kasta keenam sistem sepak bola Inggris, sukses menyingkirkan juara bertahan Crystal Palace dengan kemenangan 2-1. Keberhasilan ini langsung disebut sebagai salah satu keajaiban Piala FA terbesar sepanjang sejarah modern.

Cerita semakin dramatis ketika kamera menyorot wajah Wayne Rooney yang hadir sebagai pandit BBC di studio. Mantan bintang Manchester United itu tampak tak kuasa menahan air mata menyaksikan adiknya, John Rooney, memimpin timnya menciptakan sejarah yang mengguncang sepak bola Inggris. Di lapangan, para pendukung Macclesfield merayakan kemenangan penuh haru, seolah tak percaya apa yang baru saja mereka saksikan.

Macclesfield Tak Diunggulkan Sama Sekali

Sebelum pertandingan dimulai, publik dan media menempatkan Macclesfield sebagai pihak yang nyaris tanpa peluang. Crystal Palace datang sebagai juara bertahan Piala FA dan berstatus tim Liga Primer, dengan skuat yang lebih kuat serta pengalaman kompetitif yang luas. Macclesfield sebaliknya merupakan klub kecil yang hanya beberapa tahun lalu dilikuidasi akibat krisis finansial.

Namun, Piala FA memang tidak pernah tunduk pada logika favoritisme. Macclesfield tampil agresif sejak menit awal, menekan dan mengganggu build-up Palace. Paul Dawson membuka keunggulan tuan rumah lewat sundulan tajam ke tiang jauh. Gol itu memicu ledakan emosi di stadion kecil mereka di Cheshire. Palace mencoba membalas, namun permainan mereka stagnan meski menurunkan sejumlah nama penting termasuk Marc Guehi serta penyerang muda Yeremy Pino.

Ketika Isaac Buckley-Ricketts menggandakan keunggulan menjadi 2-0 di babak kedua, suasana berubah menjadi euforia. Gol tersebut muncul setelah serangkaian kemelut di kotak penalti Palace yang gagal diamankan secara sempurna. Tim tamu akhirnya memperkecil skor lewat Pino, tetapi gol itu datang terlalu terlambat untuk mengubah nasib pertandingan.

Rooney Bangga dengan Sang Adik

Bagian paling emosional terjadi bukan di lapangan, melainkan di studio BBC. Wayne Rooney, salah satu ikon sepak bola Inggris, menjadi saksi langsung perjuangan sang adik melalui layar monitor. Ketika peluit panjang dibunyikan, Rooney terlihat mengusap matanya dan menahan tangis. Dalam komentarnya, Rooney mengatakan bahwa dirinya merasa bangga sekaligus terharu dengan pencapaian tersebut.

“Sungguh luar biasa melihat adik saya mencapai ini. Dia belum lama menjadi manajer. Saya sangat bangga padanya,” ujar Rooney. Komentar ini memperkuat narasi bahwa sepak bola tidak hanya soal olahraga, tetapi juga soal hubungan emosional, keluarga, dan perjalanan panjang menuju pencapaian yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

Kisah John Rooney dan Kebangkitan Macclesfield

John Rooney bukan nama baru dalam sepak bola Inggris. Meskipun tidak mencapai level karier sebesar Wayne, ia dikenal memiliki dedikasi besar terhadap permainan. Setelah memutuskan masuk ke dunia kepelatihan, John memimpin proyek kebangkitan Macclesfield setelah klub tersebut mengalami likuidasi lima tahun sebelumnya. Pencapaian melawan Crystal Palace menjadi validasi besar atas kerja keras seluruh tim.

Dalam wawancara pasca pertandingan, John Rooney menyatakan bahwa dirinya “tidak percaya” atas apa yang terjadi. Ia menambahkan bahwa para pemainnya layak mendapat pujian penuh karena bermain tanpa rasa takut dan dengan mentalitas kuat sejak menit awal. Ia juga menyoroti Dawson sebagai pemain yang tampil luar biasa dalam duel udara sekaligus memberikan kontribusi langsung lewat gol.

Keajaiban Piala FA

Piala FA dikenal dengan istilah “maginya” atau keajaibannya. Banyak momen kejutan terjadi sejak kompetisi ini pertama kali digelar pada 1871. Namun, kemenangan Macclesfield kali ini langsung tercatat sebagai salah satu momen paling gila dalam sejarah turnamen karena jarak kasta antara kedua tim yang mencapai enam tingkat. Belum pernah sebelumnya klub dari kasta sedemikian rendah menyingkirkan juara bertahan.

Macclesfield kini melaju ke putaran keempat, dan publik menantikan babak lanjutan apakah mereka mampu kembali menciptakan kejutan. Di sisi lain, Palace harus menelan kenyataan pahit bahwa gelar mereka berakhir di tangan tim yang sebelumnya tidak masuk radar favorit sama sekali.

Comments are closed.