Strategibola.com – Liverpool kembali membuat gebrakan besar di bursa transfer dengan mendatangkan bek muda Prancis, Jeremy Jacquet, dari Rennes dengan nilai fantastis mencapai £60 juta. Transfer ini langsung memicu banyak spekulasi, terutama soal masa depan Virgil van Dijk yang kini memasuki fase akhir kariernya sebagai bek tengah elite. Namun, Arne Slot justru memberi sinyal tegas bahwa kedatangan Jacquet bukanlah tanda berakhirnya era Van Dijk di Anfield.
Faktanya, Van Dijk masih dianggap sebagai sosok utama, bukan hanya sebagai pemain inti, tetapi juga sebagai pemimpin ruang ganti. Slot bahkan membuka peluang bahwa sang kapten bisa bertahan lebih lama melalui kontrak baru.
Jeremy Jacquet Datang, Tapi Van Dijk Belum Selesai
Jeremy Jacquet merupakan salah satu bek muda paling diburu di Eropa. Liverpool bergerak cepat pada akhir bursa transfer musim dingin untuk mengamankan tanda tangannya. Mereka berhasil menyalip klub besar seperti Chelsea dan Manchester United yang juga sangat serius mengejar pemain berusia 20 tahun tersebut.
Kepindahan Jacquet sendiri baru akan efektif pada musim panas mendatang. Artinya, transfer ini lebih mengarah pada strategi jangka panjang, bukan keputusan darurat.
Di sisi lain, Liverpool memang sedang dalam fase penyegaran skuad. Situasi semakin mendesak karena Ibrahima Konate disebut-sebut berpotensi pergi dan bisa memasuki fase bebas transfer bila negosiasi kontraknya tidak berjalan mulus.
Namun, dalam konteks Van Dijk, Slot tidak melihat Jacquet sebagai pengganti langsung.
Kontrak Van Dijk Masih Panjang Sampai 2027
Salah satu hal penting yang sering dilewatkan banyak fans adalah fakta bahwa kontrak Virgil van Dijk masih berlaku hingga musim panas 2027. Ini berarti Liverpool tidak berada dalam posisi panik untuk segera mencari pengganti.
Slot menegaskan bahwa keputusan klub selalu dibuat dengan pertimbangan matang. Menurutnya, Liverpool tidak pernah bekerja dalam kondisi “panik transfer”, melainkan selalu berdasarkan rencana yang sudah disiapkan sejak lama.
Slot juga menyadari bahwa Van Dijk tidak mungkin bermain untuk Liverpool selamanya. Namun, ia menilai kaptennya masih punya waktu cukup panjang untuk terus menjadi tulang punggung pertahanan The Reds.
Slot Beri Sinyal Kontrak Baru untuk Van Dijk
Dalam pernyataan yang cukup kuat, Slot menyebut bahwa Van Dijk masih memiliki sisa kontrak satu setengah tahun, dan bisa saja bertahan lebih lama jika tetap fit.
Slot memberi pujian besar karena Van Dijk masih mampu bermain di level tinggi pada usia yang tidak muda. Ia menyebut Van Dijk tetap sanggup tampil setiap tiga hari, baik untuk Liverpool maupun Timnas Belanda.
Bagi Slot, kemampuan bertahan secara fisik seperti itu adalah bukti bahwa Van Dijk masih bisa menjadi bagian penting dalam proyek Liverpool ke depan.
Dengan kata lain, Jacquet adalah investasi masa depan, sementara Van Dijk masih menjadi fondasi utama saat ini.
Van Dijk Dapat Kritik dari Ruud Gullit
Meski mendapat dukungan dari Slot, Van Dijk tidak sepenuhnya aman dari kritik. Legenda Belanda Ruud Gullit menyoroti adanya penurunan performa yang tidak biasa dari sang kapten pada musim 2025/26.
Gullit menyebut Van Dijk beberapa kali membuat kesalahan yang jarang terlihat sebelumnya. Ia mencontohkan insiden handball melawan PSV dan kesalahan tendangan di laga kontra Bournemouth.
Menurut Gullit, karena Van Dijk adalah kapten, ia harus memegang tanggung jawab lebih besar. Dalam analoginya, kapten adalah konduktor dalam orkestra. Jika ada kesalahan dalam permainan tim, sorotan pertama wajar mengarah pada pemimpin.
Meski begitu, Gullit tetap mengakui kualitas Van Dijk sebagai bek kelas dunia. Ia berharap sang kapten bisa menyadari kesalahannya dan segera kembali ke performa terbaik.
Jacquet Adalah Proyek Masa Depan Liverpool
Arne Slot juga tidak menutupi rasa antusiasnya terhadap transfer Jeremy Jacquet. Ia menyebut Jacquet bukan hanya talenta, tetapi sudah lebih dari sekadar pemain muda biasa.
Slot menilai Jacquet adalah contoh nyata dari model transfer Liverpool: merekrut pemain muda berbakat yang bisa meningkatkan kualitas tim, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Liverpool dalam beberapa tahun terakhir memang fokus pada perekrutan pemain muda yang punya potensi besar. Strategi ini terbukti sukses karena klub bisa membangun tim yang stabil tanpa harus bergantung pada pemain yang sudah memasuki usia senja.
Jacquet diproyeksikan menjadi penerus jangka panjang di posisi bek tengah. Namun, kehadirannya tidak berarti Van Dijk harus tersingkir dalam waktu dekat.
Liverpool Tetap Butuh Van Dijk untuk Target Besar
Liverpool masih memburu banyak target penting musim ini. Mereka ingin tetap bersaing di Liga Champions dan menjaga peluang meraih gelar besar.
Slot paham, dalam kompetisi ketat seperti Premier League, pengalaman Van Dijk masih sangat dibutuhkan. Selain kualitas bertahan, Van Dijk punya nilai besar sebagai pemimpin yang mampu mengatur lini belakang dan memberi ketenangan dalam pertandingan besar.
Dengan jadwal padat dan tuntutan tinggi, Liverpool butuh kombinasi antara pemain senior dan pemain muda. Itulah sebabnya Jacquet dan Van Dijk bisa saja berjalan beriringan, bukan saling menggantikan.
Kesimpulan: Jacquet Bukan Pengganti Langsung Van Dijk
Transfer Jeremy Jacquet adalah bukti Liverpool sedang menyiapkan regenerasi. Namun, Arne Slot sudah memberi pesan jelas: Virgil van Dijk masih punya tempat penting di Anfield dan bahkan berpeluang mendapat kontrak baru.
Kuncinya ada pada kebugaran dan konsistensi performa. Jika Van Dijk mampu mengurangi kesalahan dan kembali stabil, Liverpool tampaknya masih ingin mempertahankannya sebagai kapten.
Sementara itu, Jacquet akan datang sebagai aset masa depan, sekaligus pelapis dan penerus jangka panjang di jantung pertahanan The Reds.





