Kepulangan Marcus Rashford ke Manchester United Diblokir, Pilih Bertahan di Barcelona Meski Ruben Amorim Dipecat

Kepulangan Marcus Rashford ke Manchester United Diblokir

Strategibola – Kepulangan Marcus Rashford ke Manchester United tampaknya tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Meski Ruben Amorim telah resmi dipecat dari kursi pelatih, situasi Rashford justru semakin menjauh dari Old Trafford. Laporan terbaru menyebutkan bahwa keputusan peminjaman sang pemain ke Barcelona bukan berasal dari Amorim, melainkan keputusan strategis jajaran petinggi klub.

Situasi ini membuat masa depan Rashford semakin jelas. Penyerang timnas Inggris tersebut kini menikmati fase baru dalam kariernya di Spanyol dan tidak menunjukkan tanda-tanda ingin kembali ke Inggris, setidaknya dalam waktu dekat.

Rashford Menemukan Kembali Performa Terbaik di Barcelona

Rashford bergabung dengan Barcelona pada bursa transfer musim panas dengan status pinjaman. Kepindahan ini awalnya dipandang sebagai langkah berisiko, namun hasil di lapangan justru menunjukkan sebaliknya. Sejauh ini, Rashford telah mencatatkan tujuh gol dan sebelas assist di semua kompetisi bersama Blaugrana.

Meski dalam beberapa pekan terakhir kontribusinya sedikit menurun — hanya satu assist dari enam laga terakhir di LaLiga — perannya tetap krusial dalam sistem permainan tim. Fleksibilitas bermain di sayap maupun sebagai penyerang tengah membuatnya menjadi opsi penting dalam rotasi lini depan.

Adaptasinya yang cepat di lingkungan baru juga menjadi faktor utama kesuksesannya. Rashford terlihat lebih nyaman, percaya diri, dan konsisten dibandingkan periode terakhirnya bersama Manchester United.

Keputusan Peminjaman Bukan Inisiatif Ruben Amorim

Menurut laporan media Inggris, termasuk The Sun, keputusan untuk meminjamkan Rashford bukanlah kebijakan Ruben Amorim. Hal yang sama juga berlaku pada beberapa pemain lain seperti Rasmus Hojlund, Andre Onana, dan Jadon Sancho.

Langkah tersebut diambil langsung oleh jajaran petinggi klub sebagai bagian dari restrukturisasi skuad dan kebijakan finansial. Artinya, meski Amorim telah meninggalkan klub, pintu kembali ke Old Trafford untuk Rashford tidak otomatis terbuka.

Hal ini mempertegas bahwa masa depan Rashford berada di luar kendali pelatih semata, melainkan bagian dari strategi jangka menengah klub.

Rashford Tegas Ingin Bertahan di Barcelona

Rashford sendiri tidak menutupi keinginannya untuk melanjutkan karier di Camp Nou. Dalam beberapa kesempatan, ia secara terbuka menyatakan kenyamanannya berada di Barcelona serta ambisinya untuk meraih trofi bersama klub Catalan tersebut.

Menurut Rashford, Barcelona adalah klub yang dibangun untuk memenangkan gelar. Ia merasa berada di lingkungan yang menuntut standar tinggi, sesuatu yang justru memotivasinya untuk terus berkembang sebagai pemain profesional.

Ia juga mengaku beradaptasi dengan sangat baik, baik di dalam tim maupun dengan kehidupan di kota Barcelona. Dukungan staf, rekan setim, serta atmosfer kompetitif menjadi alasan utama mengapa ia merasa berada di tempat yang tepat.

Sindiran Pedas Amorim Jadi Titik Balik

Hubungan Rashford dan Ruben Amorim sempat memanas selama sang pelatih masih menukangi Manchester United. Amorim bahkan pernah melontarkan pernyataan kontroversial dengan mengatakan lebih memilih memainkan pelatih kiper klub ketimbang Rashford, jika sang pemain tidak menunjukkan intensitas maksimal dalam latihan.

Pernyataan tersebut menimbulkan polemik besar dan dianggap sebagai salah satu momen terburuk dalam hubungan keduanya. Amorim menekankan pentingnya disiplin dan konsistensi, namun pendekatan keras itu justru memperburuk situasi Rashford di dalam tim.

Sebaliknya, di Barcelona, Rashford mendapatkan pendekatan berbeda dari Hansi Flick. Flick dikenal komunikatif dan terbuka, serta memberikan kepercayaan kepada pemainnya.

Flick bahkan memuji sikap profesional Rashford, terutama ketika sang pemain tidak menjadi starter. Rashford disebut menerima keputusan pelatih dengan dewasa dan selalu mengutamakan kemenangan tim di atas kepentingan pribadi.

Apa Langkah Selanjutnya untuk Rashford?

Dalam waktu dekat, Barcelona dijadwalkan menghadapi Athletic Club di ajang Piala Super Spanyol. Laga ini berpotensi menjadi kesempatan Rashford untuk meraih trofi pertamanya bersama klub.

Setelah itu, Barcelona akan melanjutkan jadwal padat dengan menghadapi Real Sociedad di LaLiga serta Slavia Praha di Liga Champions.

Saat ini, Barcelona berada di puncak klasemen LaLiga dengan keunggulan empat poin dari Real Madrid. Kondisi ini membuat peluang meraih gelar semakin terbuka, sesuatu yang jelas sejalan dengan ambisi pribadi Rashford.

Masa Depan Rashford Semakin Jelas

Melihat performa, kenyamanan, serta peran pentingnya di Barcelona, kepulangan Marcus Rashford ke Manchester United tampaknya hanya tinggal wacana. Meski Ruben Amorim telah pergi, keputusan klub dan keinginan sang pemain sendiri menjadi faktor penentu utama.

Jika tidak ada perubahan signifikan, Rashford kemungkinan besar akan melanjutkan kisah suksesnya di Spanyol dan menutup bab kariernya bersama Manchester United untuk waktu yang cukup lama.

Comments are closed.