Bintang AC Milan, Christian Pulisic, akhirnya angkat bicara untuk meluruskan rumor yang belakangan ramai beredar mengenai kehidupan pribadinya. Pemain andalan Timnas Amerika Serikat itu dengan tegas membantah kabar yang menyebut dirinya menjalin hubungan asmara dengan aktris Hollywood, Sydney Sweeney.
Isu kedekatan antara Pulisic dan Sweeney mencuat setelah media olahraga ternama Italia, La Gazzetta dello Sport, merilis laporan yang mengaitkan keduanya. Dalam pemberitaan tersebut, sang aktris disebut-sebut mulai dekat dengan Pulisic sejak Agustus lalu dan diklaim telah menikmati sejumlah kencan bersama.
Rumor tersebut dengan cepat menyebar luas di media sosial dan memancing perhatian publik, terutama karena kedua figur berasal dari dunia yang berbeda. Pulisic dikenal sebagai salah satu pesepak bola Amerika paling sukses di Eropa, sementara Sweeney tengah berada di puncak popularitasnya di industri hiburan Hollywood.
Pulisic Tegas: “Berita Bohong”
Pulisic tidak tinggal diam melihat kabar tersebut berkembang liar. Pada Minggu, 28 Desember, pemain berusia 27 tahun itu menggunakan akun Instagram pribadinya untuk memberikan klarifikasi langsung kepada publik.
Dalam kolom komentar sebuah unggahan akun Motivating Sport, Pulisic secara terbuka menyebut rumor tersebut sebagai informasi palsu dan meminta agar spekulasi semacam itu dihentikan.
“Berita bohong, teman-teman. Tolong hentikan rumor konyol seperti ini,” tulis Pulisic dengan nada tegas.
Lebih lanjut, Pulisic juga menekankan pentingnya tanggung jawab dalam menyebarkan informasi, baik oleh media maupun penggemar. Menurutnya, cerita yang dibuat-buat dan tidak berdasar bisa berdampak serius terhadap kehidupan pribadi seseorang, terutama figur publik yang selalu berada dalam sorotan.
Fokus Karier di AC Milan
Sejak bergabung dengan AC Milan, Pulisic memang menjadi salah satu pemain yang paling sering disorot. Performa konsistennya di Serie A membuat namanya kerap menghiasi pemberitaan, baik soal kontribusi di lapangan maupun kehidupan di luar sepak bola.
Namun, sang pemain berharap perhatian publik kembali tertuju pada karier profesionalnya. Pulisic ingin fokus membantu Milan meraih target-target penting musim ini, tanpa terganggu oleh isu pribadi yang tidak benar.
Bagi Pulisic, sepak bola tetap menjadi prioritas utama. Ia ingin kontribusinya dinilai dari performa dan dedikasinya bersama klub, bukan dari rumor yang tidak memiliki dasar fakta.
Sydney Sweeney Pilih Diam
Di sisi lain, Sydney Sweeney tidak banyak memberikan komentar terkait isu yang mengaitkannya dengan Pulisic. Aktris berusia 28 tahun tersebut justru dikabarkan tengah dekat dengan Scooter Braun, seorang eksekutif musik ternama.
Keduanya beberapa kali terlihat bersama di depan publik, memicu spekulasi tersendiri di kalangan media hiburan. Seorang sumber menyebut Braun sangat tertarik pada Sweeney dan berusaha meluangkan waktu di sela kesibukan sang aktris yang padat.
Sweeney sendiri saat ini tengah sibuk dengan berbagai proyek film dan serial. Ia baru saja membintangi film The Housemaid bersama Amanda Seyfried, yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu aktris papan atas Hollywood.
Hubungan Pulisic dengan Alexa Melton
Sementara itu, kehidupan asmara Pulisic juga bukan tanpa sorotan. Pemain asal Amerika Serikat tersebut diketahui saat ini menjalin hubungan dengan Alexa Melton. Keduanya mulai dikaitkan sejak Juli lalu, ketika Melton mengunggah foto kebersamaan mereka di Instagram dengan keterangan singkat bertuliskan “soft launch”.
Unggahan tersebut seolah menjadi isyarat bahwa hubungan mereka telah resmi diperkenalkan ke publik, meski keduanya tetap menjaga privasi dan tidak banyak mengumbar kehidupan pribadi.
Rumor Ditegaskan Tidak Benar
Dengan klarifikasi langsung dari Pulisic, rumor yang sempat menghebohkan tersebut kini ditegaskan tidak benar. Pernyataan tegas sang pemain diharapkan mampu menghentikan spekulasi yang beredar dan mengembalikan fokus pemberitaan ke jalur yang lebih relevan.
Bagi Pulisic, isu pribadi seharusnya tidak mengaburkan pencapaiannya sebagai pesepak bola profesional. Ia berharap publik dan media dapat lebih bijak dalam menyikapi rumor, serta menghormati batas antara kehidupan profesional dan personal.





