Strategibola.com – Liverpool mulai mengambil langkah tegas di bursa transfer setelah performa lini belakang mereka menuai sorotan tajam sepanjang musim ini. Setelah terlalu lama menunggu kepastian transfer Marc Guehi yang tak kunjung terwujud, The Reds kini mengalihkan fokus sepenuhnya kepada bek muda milik Club Brugge, Joel Ordonez, dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai £43 juta.
Langkah ini mencerminkan keseriusan Liverpool dalam membenahi sektor pertahanan yang dinilai tidak lagi sekuat musim sebelumnya. Meski masih berada di papan atas klasemen, inkonsistensi performa membuat manajemen klub bergerak cepat untuk mengantisipasi potensi kegagalan bersaing di jalur juara.
Lini Belakang Liverpool Tak Lagi Kokoh
Salah satu fondasi utama keberhasilan Liverpool meraih gelar Liga Primer musim lalu adalah soliditas pertahanan. Duet Virgil van Dijk dan Ibrahima Konate tampil dominan di jantung pertahanan, sementara kontribusi Trent Alexander-Arnold dan Andy Robertson dari sisi sayap sangat krusial.
Namun, situasi berubah drastis musim ini. Kepergian Alexander-Arnold ke Real Madrid menjadi titik awal menurunnya keseimbangan lini belakang. Meski Liverpool telah merekrut Jeremie Frimpong dari Bayer Leverkusen dan Milos Kerkez dari Bournemouth, adaptasi keduanya belum sepenuhnya stabil.
Hasilnya, Liverpool kerap kehilangan konsentrasi di momen krusial. Setelah menyapu bersih lima laga awal liga, performa The Reds menurun tajam dengan enam kekalahan dari tujuh pertandingan berikutnya. Rentetan hasil buruk tersebut membuat mereka sempat terlempar dari persaingan papan atas.
Masalah Bola Mati Jadi Biang Kerok
Salah satu kelemahan paling mencolok Liverpool musim ini adalah pertahanan saat menghadapi bola mati. Statistik menunjukkan mereka telah kebobolan 12 gol dari situasi set-piece di liga, angka yang jauh dari standar juara.
Masalah ini bahkan berujung pada keputusan besar di jajaran staf pelatih. Liverpool resmi berpisah dengan pelatih bola mati Aaron Briggs, yang baru bergabung sejak awal era Arne Slot. Keputusan ini menegaskan bahwa klub tidak lagi mentoleransi celah fatal di lini belakang.
Virgil van Dijk sendiri secara terbuka mengakui masalah tersebut. Bek asal Belanda itu menegaskan bahwa kebobolan dari bola kedua menjadi faktor utama, bukan sekadar duel udara pertama. Pernyataan ini memperkuat urgensi Liverpool untuk menambah bek tengah yang kuat secara fisik, disiplin posisi, dan tajam dalam membaca permainan.
Gagal Datangkan Marc Guehi
Sebelum mengalihkan target ke Belgia, Liverpool sebenarnya sangat serius mengejar Marc Guehi dari Crystal Palace. Bek internasional Inggris itu dianggap sebagai solusi ideal karena berpengalaman di Premier League dan masih berada di usia emas.
Namun, negosiasi berjalan alot hingga akhirnya gagal di menit akhir. Palace memilih mempertahankan Guehi yang kini memasuki tahun terakhir kontraknya. Kegagalan tersebut memaksa Liverpool mencari alternatif lain dengan cepat, terutama menjelang penutupan bursa transfer.
Joel Ordonez Masuk Radar Utama
Nama Joel Ordonez pun mencuat sebagai opsi utama. Bek berusia 21 tahun ini tampil konsisten bersama Club Brugge sejak bergabung dari Independiente del Valle pada 2022. Dalam waktu singkat, Ordonez menjelma menjadi pilar utama lini belakang klub Belgia tersebut.
Menurut laporan media Inggris, Liverpool telah menyepakati biaya awal sekitar £35 juta, dengan total nilai transfer bisa mencapai £43 juta melalui berbagai klausul tambahan. Chelsea yang sempat memantau situasi Ordonez dikabarkan mundur dari persaingan, membuka jalan lebar bagi The Reds.
Secara profil, Ordonez dinilai cocok dengan kebutuhan Liverpool. Ia memiliki postur ideal sebagai bek tengah, kuat dalam duel udara, serta cukup nyaman menguasai bola. Kemampuannya membaca permainan juga menjadi nilai tambah, terutama untuk mengatasi masalah bola kedua yang selama ini menghantui Liverpool.
Investasi Jangka Panjang di Era Slot
Langkah Liverpool merekrut Ordonez bukan sekadar solusi instan, tetapi juga investasi jangka panjang. Di usia 21 tahun, ia masih memiliki ruang besar untuk berkembang di bawah sistem Arne Slot. Kehadirannya juga dapat menjadi suksesor jangka menengah bagi Van Dijk yang tak lagi muda.
Liverpool sendiri telah mengeluarkan dana besar musim panas ini untuk mendatangkan nama-nama seperti Florian Wirtz, Alexander Isak, dan Hugo Ekitike. Penambahan bek tengah berkualitas akan melengkapi puzzle skuad agar tetap kompetitif di semua ajang.
Situasi Terkini Liverpool di Klasemen
Secara hasil, Liverpool mulai menunjukkan tanda kebangkitan. Mereka kini tak terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhir dan berhasil naik ke posisi keempat klasemen. Namun, jarak enam poin dari Aston Villa di posisi ketiga masih menjadi tantangan tersendiri.
Hasil imbang tanpa gol melawan Leeds United menjadi contoh bahwa Liverpool masih belum sepenuhnya stabil. Gol Dominic Calvert-Lewin yang dianulir karena offside menambah frustrasi, sekaligus mempertegas bahwa margin kesalahan musim ini sangat tipis.
Dengan jadwal berat menghadapi Fulham dan kunjungan ke markas Arsenal, kedalaman skuad akan sangat menentukan. Jika transfer Joel Ordonez benar-benar terealisasi, Liverpool berharap celah di lini belakang dapat segera tertutup dan peluang bersaing di jalur juara kembali terbuka.





