Strategibola – Persib Bandung akhirnya resmi memastikan diri menjadi juara Super League 2025/2026 setelah bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara pada laga pekan terakhir, Sabtu (23/5/2026). Hasil tersebut cukup membawa Maung Bandung mengangkat trofi meski di saat bersamaan Borneo FC tampil menggila dengan kemenangan telak 7-1 atas Malut United.
Atmosfer Stadion Gelora Bandung Lautan Api dipenuhi ketegangan sejak menit awal. Ribuan Bobotoh datang dengan harapan melihat Persib menutup musim dengan kemenangan. Namun, Persijap Jepara tampil disiplin dan berhasil membuat lini serang Persib frustrasi sepanjang pertandingan.

Persijap Tampil Solid, Persib Frustrasi
Persib sebenarnya tampil dominan sejak awal laga. Beckham Putra, Adam Alis, hingga Andrew Jung silih berganti mengancam pertahanan Persijap. Namun penampilan gemilang kiper Muhammad Ardiansyah menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus.
Pada babak pertama, Ardiansyah sukses menggagalkan dua peluang emas Adam Alis yang seharusnya bisa membawa Persib unggul lebih dulu. Sementara Persijap juga bukan tanpa ancaman.
Menjelang turun minum, Rendi Saepul hampir mengejutkan publik Bandung lewat sepakan dari sudut sempit. Beruntung bagi Persib, Teja Paku Alam masih sigap melakukan blok penting yang menyelamatkan gawang Maung Bandung.
Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Tekanan Persib Tak Membuahkan Hasil
Memasuki babak kedua, Persib meningkatkan intensitas serangan. Bojan Hodak terus memberi instruksi agar anak asuhnya bermain lebih agresif demi mencari gol kemenangan.
Namun lagi-lagi Muhammad Ardiansyah tampil luar biasa. Pada menit ke-56, kiper Persijap tersebut melakukan penyelamatan krusial dengan menepis tembakan keras Andrew Jung yang mengarah tepat ke gawang.
Persijap tampil tenang dan disiplin dalam bertahan. Organisasi pertahanan mereka sukses membuat Persib kesulitan menciptakan peluang bersih.
Di menit-menit akhir, Bojan Hodak mencoba perjudian dengan menarik Eliano Reijnders dan memasukkan Saddil Ramdani demi menambah daya gedor. Meski terus menggempur hingga injury time, Persib tetap gagal mencetak gol.
Laga pun berakhir imbang 0-0.
Borneo FC Mengamuk, Tapi Tetap Gagal Juara
Sementara itu di Stadion Segiri Samarinda, Borneo FC tampil brutal saat menghadapi Malut United. Pesut Etam pesta gol dan menghancurkan lawannya dengan skor telak 7-1.
Mariano Peralta dan Koldo Obieta masing-masing mencetak dua gol dalam laga tersebut. Tiga gol lainnya dicetak Juan Villa, Muhammad Sihran, dan Kalo Nunes. Sedangkan gol hiburan Malut United dicetak Frets Butuan.
Kemenangan besar itu sempat memberi harapan bagi Borneo FC untuk mencuri gelar juara di pekan terakhir. Namun hasil imbang Persib tetap cukup membuat tim asal Bandung keluar sebagai kampiun.
Persib unggul head to head atas Borneo FC setelah persaingan sengit berlangsung hingga pekan terakhir musim ini.
Persib Tutup Musim dengan Gelar Bersejarah
Gelar Super League 2025/2026 menjadi pencapaian besar bagi Persib Bandung di bawah asuhan Bojan Hodak. Meski gagal menang pada laga terakhir, konsistensi Maung Bandung sepanjang musim menjadi kunci utama keberhasilan mereka meraih trofi.
Bobotoh pun langsung merayakan keberhasilan tersebut di berbagai sudut Kota Bandung setelah peluit panjang dibunyikan.
Sementara bagi Borneo FC, kemenangan besar atas Malut United terasa pahit karena tetap gagal merebut gelar juara meski tampil luar biasa hingga akhir kompetisi.
Susunan Pemain Persib vs Persijap
Persib Bandung (4-3-3)
Teja Paku Alam; Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Federico Barba, Eliano Reijnders; Frans Putros, Thom Haye, Adam Alis; Berguinho, Andrew Jung, Beckham Putra.
Persijap Jepara (4-5-1)
Muhammad Ardiansyah; Rahmat Hidayat, Diogo Brito, Jose Rubio, Najeeb Yakubu; Indra Arya, Wahyudi Hamisi, Borja Martinez, Dicky Kurniawan, Carlos Franca; Iker Guarrotxena.









