Strategibola.com – Kiper timnas Spanyol, Unai Simón, kembali mencatatkan namanya dalam sejarah Piala Dunia setelah membukukan enam pertandingan beruntun tanpa kebobolan. Catatan impresif tersebut tercipta usai La Furia Roja mengalahkan Portugal dengan skor tipis 1-0 pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026.
Kemenangan itu tidak hanya mengantarkan Spanyol melangkah ke perempat final, tetapi juga mengukuhkan Simón sebagai pemegang rekor baru untuk rentetan clean sheet terpanjang dalam sejarah turnamen.
Spanyol Pecahkan Rekor Bersejarah di Piala Dunia
Sebelum pencapaian Spanyol, rekor pertandingan Piala Dunia beruntun tanpa kebobolan dipegang bersama oleh Italia pada edisi 1990 dan Swiss sepanjang Piala Dunia 2006 hingga 2010. Kini, Spanyol berhasil melampaui catatan tersebut dengan enam laga berturut-turut tanpa membiarkan satu gol pun bersarang di gawang mereka.
Rangkaian hasil impresif itu dimulai sejak Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu Spanyol bermain imbang tanpa gol melawan Maroko pada babak 16 besar sebelum akhirnya tersingkir melalui adu penalti.
Memasuki Piala Dunia 2026, pertahanan Spanyol kembali menunjukkan konsistensi luar biasa. Mereka mengawali fase grup dengan hasil imbang 0-0 melawan Tanjung Verde, kemudian melanjutkannya dengan empat kemenangan beruntun tanpa kebobolan hingga memastikan tempat di delapan besar.
Unai Simón Lewati Rekor Walter Zenga
Penampilan solid Unai Simón juga membuatnya melewati salah satu rekor legendaris milik mantan penjaga gawang Italia, Walter Zenga.
Sebelumnya, Zenga memegang rekor 517 menit tanpa kebobolan yang dicatatkan saat membela Italia pada Piala Dunia 1990. Namun Simón berhasil melampaui angka tersebut ketika Spanyol mengalahkan Austria dengan skor 3-0 pada fase gugur.
Setelah kemenangan atas Portugal, total waktu tanpa kebobolan yang dibukukan kiper berusia 29 tahun itu kini mencapai 609 menit, menjadikannya sebagai pemilik rekor baru di ajang Piala Dunia.
Rentetan tersebut dimulai sejak pertandingan terakhir fase grup Piala Dunia 2022 ketika Spanyol kalah 2-1 dari Jepang. Sejak kebobolan pada laga itu, Simón belum lagi memungut bola dari dalam gawangnya di turnamen Piala Dunia.
Tampil Gemilang Saat Menghadapi Portugal
Meski sepanjang Piala Dunia 2026 Spanyol relatif jarang mendapat tekanan berkat kokohnya lini pertahanan, pertandingan melawan Portugal menjadi salah satu ujian terbesar bagi Unai Simón. Sebelum babak 16 besar, ia hanya perlu melakukan empat penyelamatan sepanjang turnamen. Bahkan saat menghadapi Austria, lawan tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran.
Situasi berbeda terjadi ketika menghadapi Portugal di Arlington. Cristiano Ronaldo beberapa kali memperoleh peluang berbahaya pada babak pertama, tetapi seluruh ancaman tersebut mampu digagalkan dengan tenang oleh Simón.
Salah satu momen terbaik terjadi ketika Ronaldo melepaskan tembakan setelah bola hasil sundulan José Sá sempat mengenai bahu Simón. Dengan refleks luar biasa, penjaga gawang Athletic Bilbao itu melakukan penyelamatan sambil melayang di udara untuk mengamankan bola menggunakan kedua tangannya.
Aksi tersebut menjadi salah satu penyelamatan terbaik pada babak 16 besar sekaligus menjaga catatan clean sheet Spanyol tetap sempurna.
Modal Berharga Menjelang Perempat Final
Ketangguhan lini belakang menjadi salah satu kekuatan utama Spanyol sepanjang Piala Dunia 2026. Tidak hanya tampil produktif di lini depan, La Furia Roja juga menunjukkan organisasi pertahanan yang sangat disiplin.
Performa Unai Simón yang konsisten memberikan rasa percaya diri lebih bagi skuad Spanyol saat bersiap menghadapi babak perempat final.
Dengan rekor enam clean sheet beruntun dan total 609 menit tanpa kebobolan, Spanyol kini menjadi salah satu kandidat terkuat untuk melaju lebih jauh dalam perburuan gelar juara Piala Dunia 2026.






