Enzo Maresca Tinggalkan Chelsea Tanpa Pesangon Rp300 Miliar, Ketegangan Internal Jadi Pemicu

Enzo Maresca Tinggalkan Chelsea Tanpa Pesangon Rp300 Miliar

Strategibola.com – Keputusan mengejutkan datang dari Enzo Maresca. Pelatih asal Italia itu resmi meninggalkan Chelsea tanpa mengambil hak pesangon senilai £14 juta atau setara Rp300 miliar. Langkah ini langsung menyedot perhatian publik sepak bola Inggris karena jarang terjadi di level klub elite.

Maresca dan Chelsea sepakat berpisah setelah performa The Blues merosot tajam di paruh musim Liga Primer Inggris 2025/2026. Pada saat kepergiannya, Chelsea tertinggal hingga 15 poin dari Arsenal yang memimpin klasemen, kondisi yang membuat tekanan internal semakin besar.


Performa Menurun Jadi Latar Belakang Perpisahan

Dalam sembilan pertandingan terakhir di semua kompetisi, Chelsea hanya mampu meraih dua kemenangan. Hasil tersebut membuat posisi klub London Barat itu melorot ke peringkat lima klasemen sementara Liga Inggris dan menjauh dari target juara.

Manajemen Chelsea akhirnya memilih jalan berpisah secara damai dengan Maresca. Keputusan ini diambil hanya 18 bulan setelah sang pelatih direkrut dari Leicester City dengan kontrak berdurasi lima tahun plus opsi perpanjangan.


Mengapa Enzo Maresca Rela Lepas Pesangon Rp300 Miliar?

Laporan media Inggris menyebut Maresca sebenarnya berhak penuh atas pesangon besar tersebut. Dengan gaji sekitar £4 juta per musim, total kompensasi yang seharusnya ia terima mencapai £14 juta. Namun, Maresca memilih untuk tidak menegosiasikan pesangon sama sekali.

Alasannya bukan semata soal uang. Maresca disebut sangat kecewa dan marah terhadap situasi internal klub. Otoritasnya sebagai pelatih kepala dinilai kerap diintervensi oleh jajaran petinggi, terutama dalam urusan pemilihan pemain, rotasi tim, hingga kebijakan medis.

Bagi Maresca, pergi secepat mungkin dari Stamford Bridge dianggap sebagai keputusan terbaik, meski harus merelakan nominal fantastis.


Isu Ketegangan dengan Staf dan Manajemen

Selama menangani Chelsea, Maresca beberapa kali dikabarkan berselisih dengan staf medis klub. Ia dituding mempertaruhkan kondisi pemain kunci seperti Cole Palmer dan Reece James.

Maresca membantah anggapan tersebut dan merasa narasi negatif itu sengaja dibangun untuk melemahkan posisinya. Ia juga frustrasi karena sering kali harus berdebat dengan manajemen terkait rencana jangka panjang tim, yang menurutnya terlalu berorientasi pada bisnis ketimbang prestasi.


Chelsea Jalani Laga Perdana Tanpa Maresca

Chelsea sudah memainkan laga pertama mereka tanpa Maresca. Tim U-21 yang dipimpin oleh Calum McFarlane berhasil menahan imbang Manchester City dengan skor 1-1 di Etihad Stadium.

Hasil tersebut dinilai cukup positif mengingat Chelsea tampil tanpa beberapa pemain inti seperti Moises Caicedo, Marc Cucurella, dan kiper utama Robert Sanchez.


Chelsea Apresiasi Kontribusi Maresca

Dalam pernyataan resmi, Chelsea tetap memberikan penghargaan atas kontribusi Maresca selama menangani klub. Mereka menyoroti keberhasilan tim menjuarai UEFA Europa Conference League serta FIFA Club World Cup, yang menjadi bagian penting dari sejarah modern klub.

Pihak klub menyebut perubahan ini dilakukan demi memberi peluang terbaik bagi Chelsea untuk kembali ke jalur yang diharapkan, terutama dalam perburuan tiket Liga Champions.


Reputasi Maresca Tetap Tinggi

Legenda Liga Inggris Alan Shearer menilai kepergian Maresca tidak akan merusak reputasinya. Menurutnya, apa yang dicapai Maresca bersama Chelsea dan Leicester City sudah cukup membuktikan kualitasnya sebagai pelatih.

Shearer menyebut bahwa Maresca justru meninggalkan Chelsea dengan reputasi tinggi dan tidak akan kesulitan mendapatkan pekerjaan baru, baik di Inggris maupun luar negeri. Spekulasi tentang ketertarikan Manchester City juga mencuat, meski semuanya masih bergantung pada masa depan Pep Guardiola.


Langkah Chelsea Selanjutnya

Chelsea kini dikaitkan dengan Liam Rosenior, pelatih Strasbourg yang masih berada dalam satu kepemilikan dengan The Blues. Belum ada kepastian apakah McFarlane akan tetap memimpin tim saat Chelsea menghadapi Fulham pada laga berikutnya.

Yang jelas, kepergian Enzo Maresca tanpa pesangon menjadi sinyal kuat bahwa masalah internal Chelsea masih jauh dari kata selesai. Musim ini akan menjadi ujian besar bagi stabilitas dan arah masa depan klub.

Comments are closed.