Vietnam Bungkam Thailand 2-0 pada Leg Pertama Final Piala AFF 2026

Vietnam

Vietnam membuka peluang besar untuk mempertahankan gelar setelah mengalahkan Thailand 2-0 pada leg pertama final ASEAN Hyundai Cup atau Piala AFF 2026.

Bertanding di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (22/8/2026), dua pemain pengganti menjadi pembeda bagi Golden Star Warriors. Nguyen Hai Long dan Nguyen Quang Hai mencetak gol dalam rentang tujuh menit pada babak kedua.

Kemenangan di kandang lawan membuat Vietnam berada dalam posisi menguntungkan menjelang pertemuan kedua di Hanoi pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Vietnam Kesulitan Menembus Pertahanan Thailand

Vietnam mencoba mengancam sejak awal pertandingan. Nguyen Xuan Son melepaskan tembakan jarak jauh pada menit keenam, tetapi bola masih dapat diamankan kiper Thailand, Kampon Phatomakkakul.

Penyerang Vietnam itu kembali memperoleh kesempatan beberapa menit kemudian. Kali ini, arah tembakannya melebar dari sasaran.

Thailand perlahan mulai mengendalikan permainan. Tuan rumah berusaha membatasi pergerakan pemain sayap Vietnam sekaligus menutup ruang yang biasanya dimanfaatkan tim asuhan Kim Sang-sik untuk membangun serangan.

Vietnam mendapatkan peluang cukup terbuka pada menit ke-33. Umpan tarik Do Hoang Hen dari sisi kanan mengarah kepada Nguyen Dinh Bac yang berdiri di dalam kotak penalti. Namun, penyelesaian Dinh Bac tidak sempurna sehingga bola dengan mudah diamankan Kampon.

Patrik Le Giang Gagalkan Peluang Thailand

Thailand membalas melalui Yotsakon Burapha pada menit ke-36. Penyerang tersebut melepaskan tembakan ke arah sudut atas gawang setelah memanfaatkan kesalahan pertahanan Vietnam.

Patrik Le Giang bereaksi cepat dan menepis bola untuk menjaga gawang tim tamu tetap aman.

Yotsakon kembali mendapatkan peluang emas menjelang berakhirnya babak pertama. Ia menerima umpan Teerasak Poeiphimai dan berhasil menembus pertahanan Vietnam hingga hanya berhadapan dengan Le Giang.

Namun, tembakan kaki kirinya justru melambung di atas mistar. Kedua tim pun memasuki ruang ganti dengan kedudukan 0-0.

Pemain Pengganti Vietnam Mengubah Pertandingan

Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, memasukkan Nguyen Hai Long dan Nguyen Quang Hai pada menit ke-58. Keputusan tersebut terbukti mengubah arah pertandingan.

Empat menit setelah masuk, Hai Long berhasil memecahkan kebuntuan. Serangan bermula dari umpan panjang Doan Van Hau yang diterima Dinh Bac.

Dinh Bac mempertahankan penguasaan bola di tengah tekanan pemain Thailand sebelum mengirimkan operan tumit kepada Hai Long. Pemain pengganti tersebut menyelesaikannya dengan tembakan mendatar yang gagal dijangkau Kampon.

Vietnam menggandakan keunggulan pada menit ke-69. Do Hoang Hen mengirimkan umpan silang menuju sisi jauh kotak penalti dan Quang Hai langsung menyambutnya dengan tendangan voli.

Bola meluncur masuk tanpa mampu dihentikan kiper Thailand. Golden Star Warriors pun memimpin 2-0.

Vietnam Selangkah Lebih Dekat dengan Gelar

Thailand mencoba meningkatkan tekanan pada sisa pertandingan. Namun, pertahanan Vietnam mampu meredam serangan tuan rumah hingga peluit panjang dibunyikan.

Patrik Le Giang terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan setelah melakukan sejumlah penyelamatan penting yang membantu Vietnam mencatatkan clean sheet. ASEAN United FC

Vietnam kini hanya memerlukan hasil imbang pada leg kedua untuk memastikan gelar. Mereka juga tetap menjadi juara apabila hanya kalah dengan selisih satu gol.

Thailand harus menang dengan selisih dua gol untuk menyamakan agregat dan memperpanjang pertandingan. Sementara itu, kemenangan dengan margin minimal tiga gol diperlukan jika War Elephants ingin membalikkan keadaan tanpa bergantung pada perpanjangan waktu.

Susunan Pemain Thailand vs Vietnam

Thailand

Kampon Phatomakkakul; Oussama Thiangkham, Manuel Bihr, Nattapong Sayriya, Waris Choolthong; Chaiyaphon Otton, Kakana Khamyok, Sarach Yooyen; Seksan Ratree, Teerasak Poeiphimai, Yotsakon Burapha.

Vietnam

Patrik Le Giang; Nguyen Van Vi, Doan Van Hau, Nguyen Thanh Chung, Pham Xuan Manh, Truong Tien Anh; Nguyen Dinh Bac, Nguyen Hoang Duc, Le Pham Thanh Long, Do Hoang Hen; Nguyen Xuan Son.

Comments are closed.