Maroko Tundukkan Kanada 3-0 dan Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Maroko Tundukkan Kanada 3-0

Strategibola.com – Perjalanan Kanada di Piala Dunia 2026 resmi berakhir setelah harus mengakui keunggulan Maroko dengan skor meyakinkan 3-0 pada laga babak 16 besar yang berlangsung di Houston. Kekalahan ini juga membuat Kanada menjadi tuan rumah bersama pertama yang gagal melanjutkan langkah ke babak berikutnya dalam turnamen tahun ini.

Meski sempat mendominasi jalannya pertandingan sejak menit awal, Kanada tidak mampu mengubah peluang menjadi gol. Sebaliknya, Maroko tampil lebih efektif dan memanfaatkan setiap kesempatan yang mereka miliki untuk mengamankan kemenangan.

Babak Pertama Berjalan Ketat

Kanada langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Beberapa peluang emas berhasil mereka ciptakan, termasuk melalui Jonathan David dan Tani Oluwaseyi yang sempat berhadapan langsung dengan penjaga gawang Maroko, Bono.

Namun, kiper berpengalaman tersebut tampil gemilang dengan melakukan sejumlah penyelamatan penting sehingga skor tetap imbang hingga turun minum.

Di sisi lain, Maroko kesulitan menemukan ritme permainan. Lini tengah mereka beberapa kali kehilangan bola dan pertandingan berlangsung cukup keras hingga wasit Michael Oliver mengeluarkan banyak kartu kuning.

Ounahi Jadi Pembeda Setelah Turun Minum

Momentum pertandingan berubah drastis lima menit setelah babak kedua dimulai. Maroko berhasil memecah kebuntuan melalui Azzedine Ounahi yang memanfaatkan bola liar hasil tendangan bebas Achraf Hakimi.

Gol tersebut membuat kepercayaan diri Maroko meningkat. Mereka mulai bermain lebih tenang sambil menunggu kesempatan melakukan serangan balik cepat.

Menjelang pertandingan berakhir, Ounahi kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gelandang Girona itu sukses menyelesaikan skema serangan balik dengan penyelesaian akhir yang tenang untuk menggandakan keunggulan timnya.

Rahimi Menutup Kemenangan Maroko

Sebelum peluit panjang berbunyi, Soufiane Rahimi sempat hampir mencetak gol ketika sundulannya membentur mistar gawang.

Kesempatan berikutnya tidak disia-siakan. Pada masa tambahan waktu, Rahimi akhirnya berhasil mencetak gol ketiga setelah melepaskan tembakan yang tidak mampu dihentikan Maxime Crepeau.

Skor 3-0 bertahan hingga akhir pertandingan dan memastikan Maroko melangkah ke babak perempat final.

Kanada Gagal Memaksimalkan Dominasi

Walaupun kalah telak, Kanada sebenarnya tampil agresif sepanjang pertandingan. Mereka lebih banyak menguasai bola dan terus memberikan tekanan kepada lini pertahanan Maroko.

Sayangnya, efektivitas menjadi masalah utama. Berbagai peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol karena penyelesaian akhir yang kurang maksimal serta penampilan impresif Bono di bawah mistar.

Pelatih Kanada, Jesse Marsch, mengaku puas dengan cara bermain anak asuhnya pada awal pertandingan meskipun hasil akhirnya tidak berpihak kepada mereka. Menurutnya, timnya sempat mampu mengendalikan jalannya laga dan memberikan tekanan kepada salah satu tim terbaik dunia saat ini.

Generasi Emas Kanada Belum Mampu Melangkah Lebih Jauh

Meski harus tersingkir, perjalanan Kanada di Piala Dunia 2026 tetap layak diapresiasi. Mereka berhasil mencatat sejumlah pencapaian penting, mulai dari meraih kemenangan perdana, lolos dari fase grup untuk pertama kalinya, hingga mencicipi kemenangan di babak gugur.

Namun, sejumlah faktor membuat langkah mereka terhenti. Salah satunya adalah kondisi Alphonso Davies yang belum pulih sepenuhnya dari cedera hamstring sehingga hanya duduk di bangku cadangan tanpa dimainkan.

Absennya sang kapten membuat kreativitas serangan Kanada berkurang, terutama ketika membutuhkan pemain yang mampu membongkar pertahanan rapat Maroko.

Maroko Semakin Dekat Mengulang Sejarah

Bagi Maroko, kemenangan ini menjadi bukti konsistensi mereka setelah sukses mencatatkan prestasi luar biasa pada Piala Dunia 2022.

Meski sempat tampil kurang meyakinkan pada babak pertama, mereka menunjukkan kedewasaan dalam mengelola pertandingan. Pertahanan disiplin dipadukan dengan serangan balik cepat kembali menjadi senjata utama tim asal Afrika Utara tersebut.

Statistik juga menunjukkan kokohnya lini belakang Maroko. Walaupun Kanada beberapa kali memasuki area penalti, hanya sedikit peluang yang benar-benar mengancam gawang Bono. Hasil ini membuat Maroko hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk kembali menyamai pencapaian bersejarah mereka saat berhasil mencapai semifinal Piala Dunia edisi sebelumnya.

Dengan performa yang semakin solid, Maroko kini menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam perebutan gelar juara Piala Dunia 2026.

Comments are closed.