Strategibola – Megawati Hangestri optimistis perpaduan pemain senior dan junior Jakarta Pertamina Enduro mampu tampil solid demi meraih gelar juara Proliga 2026.
Megawati Kembali, Optimisme Baru untuk Jakarta Pertamina Enduro
Jakarta Pertamina Enduro (JPE) menyambut Proliga 2026 dengan optimisme tinggi setelah kembalinya Megawati Hangestri Pertiwi. Pevoli andalan Indonesia tersebut yakin bahwa kombinasi pemain senior dan junior di dalam skuad JPE mampu tampil kompak dan bersaing hingga perebutan gelar juara.
Megawati kembali membela JPE setelah menimba pengalaman panjang di luar negeri bersama Daejeon Red Sparks di Korean V-League, serta memperkuat Jakarta BIN dan Gresik Petrokimia di dua musim Proliga terakhir. Proliga 2026 menjadi momen spesial karena ia kembali ke klub yang membesarkan namanya di level nasional.
Klub Lama, Tantangan Baru
Bagi Megawati, Jakarta Pertamina Enduro bukan sekadar klub biasa. Ia telah membela JPE pada beberapa edisi Proliga sebelumnya, yakni 2015, 2016, 2017, 2022, dan 2023. Bersama tim ini, ia pernah membawa JPE finis sebagai runner-up pada Proliga 2016 dan 2023.
Kini, dengan usia 26 tahun dan segudang pengalaman internasional, Megawati datang membawa misi baru: membantu JPE meraih gelar juara Proliga yang selama ini belum sepenuhnya mereka capai.
Tak Ada Sekat Senior dan Junior
Megawati menilai kekuatan utama Jakarta Pertamina Enduro terletak pada suasana tim yang cair. Ia merasa tidak ada jarak usia antara pemain senior dan pemain muda, sesuatu yang menurutnya sangat penting untuk menjaga harmoni tim.
Ia menyebut bahwa proses adaptasi para pemain muda berjalan cepat berkat intensitas latihan dan komunikasi yang baik di dalam tim.
“Dengan latihan kita sering ngobrol, banyak anak muda juga. Rasanya nggak ada gap umur. Kekompakan timnya juga dijaga,” ujar Megawati dalam acara peluncuran tim JPE di Jakarta.
Pengalaman Korea Jadi Modal Berharga
Pengalaman Megawati bermain di liga voli Korea Selatan turut membentuk pandangannya soal profesionalisme dan kerja tim. Meski level kompetisi berbeda, ia menilai esensi permainan voli tetap sama: kerja kolektif.
Menurutnya, tidak cukup hanya mengandalkan satu pemain bintang. Seluruh anggota tim harus berada dalam performa terbaik agar target juara bisa diraih.
“Yang paling penting itu chemistry. Main voli itu main tim. Nggak bisa cuma satu yang bagus, semuanya harus saling mendukung,” tegas pemain berjuluk Megatron tersebut.
Target Juara Proliga 2026
Dengan skuad yang lebih seimbang dan atmosfer tim yang positif, Jakarta Pertamina Enduro berambisi tampil konsisten sepanjang Proliga 2026. Kehadiran Megawati diharapkan menjadi pemimpin di dalam dan luar lapangan, sekaligus penghubung antara pemain senior dan junior.
Jika kekompakan yang dibangun sejak masa persiapan mampu dijaga hingga akhir musim, Jakarta Pertamina Enduro berpeluang besar menjadi penantang serius dalam perburuan gelar Proliga 2026.










