Akhir Sebuah Era! Alexia Putellas Resmi Tinggalkan Barcelona Setelah 14 Tahun dan 38 Trofi
Straetgibola – Era emas Alexia Putellas bersama Barcelona akhirnya resmi berakhir. Sang legenda Barcelona Femeni memutuskan mengakhiri perjalanan panjangnya setelah 14 tahun penuh kejayaan bersama klub asal Catalunya tersebut.
Peraih dua Ballon d’Or Putri itu meninggalkan Barcelona dengan warisan luar biasa berupa 38 trofi, ratusan pertandingan, dan status sebagai ikon terbesar dalam sejarah sepak bola wanita klub.
Momen perpisahan emosional digelar sebelum laga terakhir Barcelona Femeni musim 2025/2026 melawan Real Sociedad di Estadi Johan Cruyff, Rabu (27/5/2026). Dalam pertandingan tersebut, Barcelona berhasil menang 2-1, namun suasana stadion sepenuhnya dipenuhi penghormatan untuk Alexia Putellas.
Tangis Haru Warnai Perpisahan Alexia Putellas
Alexia Putellas tampak tak mampu menahan emosinya saat berdiri di hadapan ribuan suporter Barcelona. Dengan suara bergetar, sang legenda menyampaikan salam perpisahan kepada klub yang telah membesarkan namanya.
“Hari ini luar biasa dan penuh emosi. Sekarang giliran saya mengucapkan selamat tinggal dan berterima kasih,” ujar Putellas.
Atmosfer haru langsung menyelimuti stadion. Banyak suporter terlihat menangis sambil memberikan standing ovation panjang kepada pemain yang telah menjadi simbol kejayaan Barcelona Femeni selama lebih dari satu dekade.
Warisan Luar Biasa Sang Legenda
Selama membela Barcelona, Alexia Putellas mencatatkan statistik luar biasa. Pemain berusia 32 tahun tersebut tampil dalam 507 pertandingan dan berhasil mencetak 232 gol.
Tak hanya itu, ia juga sukses mempersembahkan total 38 trofi untuk Barcelona, menjadikannya salah satu pemain tersukses dalam sejarah klub.
Seperti Lionel Messi di tim putra, Alexia Putellas dianggap sebagai ikon era kejayaan Barcelona Femeni. Ia menjadi bagian penting saat Barcelona mendominasi sepak bola wanita Eropa dalam beberapa musim terakhir.
Gelar terakhirnya bersama Barcelona terasa sangat spesial. Pekan lalu, Putellas sukses membawa Barcelona menjuarai Liga Champions Wanita usai mengalahkan PSG Feminin di Oslo.
Trofi tersebut menjadi gelar Liga Champions Putri keempat Barcelona dalam enam musim terakhir.
Putellas Sebut Ini Keputusan Terbesar dalam Hidupnya
Dalam pidatonya, Alexia mengaku keputusan meninggalkan Barcelona bukan hal mudah. Ia menyebut ini sebagai keputusan paling besar dalam hidupnya.
“Saya tidak bisa menunjuk satu alasan tertentu karena ada banyak hal yang terlibat. Ini adalah keputusan paling penting dalam hidup saya,” kata Putellas.
Ia juga menegaskan bahwa kecintaannya terhadap Barcelona dan standar tinggi yang ia miliki membuat dirinya merasa ini waktu yang tepat untuk pergi.
“Saya merasa semua yang sudah saya capai di sini justru akan berkurang nilainya jika saya tetap bertahan,” lanjutnya.
Trofi Liga Champions Jadi Penutup Sempurna
Alexia Putellas mengaku kemenangan Liga Champions di Oslo terasa seperti penutup sempurna bagi kisah panjangnya bersama Barcelona.
“Mengangkat trofi di Oslo terasa seperti momen yang sempurna. Saya merasakannya saat itu,” ungkapnya.
Setelah pertandingan terakhir selesai, rekan-rekan setim mengangkat Putellas di tengah lapangan dalam suasana penuh haru. Sang pemain kemudian memimpin para suporter menyanyikan chant khas Barcelona.
“Saya tidak ingin ini menjadi momen yang sedih. Karena itu saya ingin bernyanyi bersama kalian semua,” kata Alexia sambil tersenyum.
Masa Depan Alexia Putellas Masih Misterius
Hingga saat ini, Alexia Putellas belum mengumumkan klub barunya. Namun sejumlah klub besar Eropa dan Amerika dikabarkan siap bersaing mendapatkan tanda tangannya.
Dengan pengalaman, kualitas, dan status sebagai salah satu pemain terbaik dunia, Putellas diyakini masih mampu bersinar di level tertinggi sepak bola wanita internasional.
Satu hal yang pasti, nama Alexia Putellas akan selalu dikenang sebagai legenda terbesar dalam sejarah Barcelona Femeni.









