Timnas Spanyol Tanpa Pemain Real Madrid Jadi Sorotan
Timnas Spanyol membuat keputusan mengejutkan menjelang Piala Dunia 2026. Untuk pertama kalinya dalam sejarah partisipasi mereka di turnamen terbesar dunia tersebut, La Roja tidak membawa satu pun pemain Real Madrid ke dalam skuad utama.
Keputusan ini langsung memancing kontroversi besar di sepak bola Spanyol. Publik menyoroti keberanian pelatih Luis de la Fuente yang justru membawa delapan pemain Barcelona ke dalam skuad untuk Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Absennya nama-nama besar seperti Dani Carvajal dan Dean Huijsen menjadi bahan perdebatan panas di media maupun kalangan penggemar sepak bola Spanyol.
Luis de la Fuente Tegaskan Pemilihan Berdasarkan Sistem Permainan
Luis de la Fuente menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memilih pemain berdasarkan asal klub. Menurutnya, yang paling penting adalah kecocokan pemain dengan gaya bermain Timnas Spanyol.
Pelatih La Roja itu menolak keras anggapan bahwa Timnas Spanyol kini terlalu identik dengan Barcelona.
“Untungnya, saya tidak melihat dari mana setiap pemain berasal. Saya hanya melihat apakah pemain tersebut bisa bermain bersama kami,” ujar De la Fuente dikutip dari FotMob.
Ia juga menambahkan bahwa seluruh pemain yang dipanggil adalah pemain tim nasional, bukan representasi klub tertentu.
“Mereka adalah pemain tim nasional, bukan pemain dari klub individu. Saya hanya ingin para pemain bangga mewakili negara kita,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut menjadi jawaban langsung atas kritik yang menyebut skuad Spanyol terlalu didominasi pemain Barcelona.
Absennya Dean Huijsen dan Dani Carvajal Jadi Polemik
Dari semua nama yang dicoret, Dean Huijsen menjadi pemain yang paling banyak dibicarakan. Bek muda tersebut tampil impresif bersama Real Madrid sepanjang musim 2025/2026 dan mencatat lebih dari 40 penampilan di semua kompetisi.
Banyak pihak menilai Huijsen layak mendapat tempat di skuad Piala Dunia berkat performa konsisten dan potensinya yang besar.
Selain Huijsen, Dani Carvajal juga tidak masuk dalam daftar pemain. Padahal pengalaman dan mentalitas juara sang bek senior selama ini dianggap penting bagi Timnas Spanyol di turnamen besar.
Namun De la Fuente tetap pada pendiriannya dan menolak menjadikan asal klub sebagai pertimbangan utama.
“Saya tidak peduli mereka bermain di mana. Yang saya pedulikan adalah apa yang bisa mereka berikan untuk tim nasional,” tegasnya.
Barcelona Mendominasi Skuad La Roja
Dominasi pemain Barcelona di skuad Spanyol memang cukup mencolok. Delapan pemain Blaugrana dipanggil untuk memperkuat La Roja di Piala Dunia 2026.
Situasi ini memunculkan kembali perdebatan klasik mengenai hubungan erat antara gaya bermain Barcelona dan filosofi sepak bola Timnas Spanyol.
Sejak era tiki-taka, Barcelona memang sering menjadi tulang punggung La Roja. Namun kali ini, absennya pemain Real Madrid membuat isu tersebut kembali memanas.
Meski demikian, banyak analis menilai keputusan De la Fuente lebih dipengaruhi faktor taktik dan kebutuhan sistem permainan dibanding rivalitas klub.
Spanyol Tetap Jadi Favorit Juara Piala Dunia 2026
Terlepas dari kontroversi yang muncul, Timnas Spanyol tetap dianggap sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.
Superkomputer Opta bahkan memberikan peluang juara sebesar 16 persen kepada La Roja. Angka tersebut lebih tinggi dibanding beberapa negara unggulan lain seperti Prancis, Inggris, hingga Argentina.
Dengan kombinasi pemain muda berbakat dan filosofi permainan menyerang yang terus dikembangkan Luis de la Fuente, Spanyol diyakini tetap memiliki kekuatan besar untuk bersaing di level tertinggi dunia.
Kini, semua mata tertuju pada bagaimana La Roja membuktikan keputusan kontroversial ini di atas lapangan saat Piala Dunia 2026 resmi dimulai.









